Selasa, 31 Desember 2013

Maaf, Tahun Baru Saya 1 Muharam

Beberapa hari terakhir ini emailmulai dipenuhi dengan ucapan selamat. Tak bosa saya membukanya, namun bosan dengan isinya yang semua sama latahnya. Email dengan subject "Selamat Tahun Baru 2014". Beberapa email yang nggak kreatif saya balas dengan sedikit nyinyir. Dan sebagain besar email tidak saya reply.

Saya mengatakan latah, sekalipun saya bukan lulusan pondok pesantren saya tahu ini bukan ajaran Islam bahkan bahkan sekedar budaya pun bukan. Sering kali saya menolak undangan pesta atau sekedar bebakaran dan pemborosan lainya untuk merayakan semakin tuanya dunia ini. Tak habis pikir, seharusnya menjadi bahan perenungan justru menjadi waktu suka cita melupakan masalah-masalah yang lebih pelik di hidup yang sekali ini.

Maaf, Tahun Baru Saya 1 Muharam bukan 1 Januari. Semoga masih bisa difahami. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar